PUNCA.CO – Sebanyak 5.426 jemaah haji asal Aceh dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Keberangkatan dibagi dalam 14 kelompok terbang (kloter), dengan kloter pertama dijadwalkan mulai berangkat pada Selasa dini hari (5/5/2026).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh, Arijal, menyampaikan kloter pertama akan diisi jemaah asal Banda Aceh dan Aceh Besar.
“Total jemaah kita tahun ini 5.426 orang, terbagi dalam 14 kloter. Insyaallah besok sudah masuk kloter pertama,” ujarnya.
Baca juga: Pemerintah Aceh Berikan Gedung VVIP Bandara SIM untuk Layanan Haji 2026
Arijal menjelaskan, kloter 1 masuk dalam gelombang pertama yang akan langsung mendarat di Madinah. Sementara kloter 2 hingga kloter 14 tergabung dalam gelombang kedua yang dijadwalkan tiba di Mekkah.
Pelepasan jemaah haji perdana direncanakan berlangsung setelah salat Asar, sementara jadwal keberangkatan dilakukan pada dini hari.
Dari sisi komposisi, sekitar 40 persen jemaah haji Aceh tahun ini merupakan lanjut usia (lansia). Namun, rincian usia per kloter akan diumumkan secara bertahap saat prosesi pelepasan masing-masing kloter.
“Setiap kloter nanti akan kita umumkan mana yang termuda dan mana yang tertua,” katanya.
Baca juga: Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026
Pada musim haji tahun ini, pemerintah menghadirkan peningkatan layanan signifikan. Seluruh jemaah haji Aceh akan diberangkatkan melalui jalur VIP di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), termasuk menggunakan garbarata yang selama ini diperuntukkan bagi tamu negara dan pejabat.
Arijal menyebut kebijakan ini merupakan hasil dukungan penuh dari pemerintah daerah guna meningkatkan kenyamanan jemaah, terutama lansia.
“Jemaah haji kita akan diberangkatkan melalui gedung VIP dan menggunakan garbarata. Ini biasanya digunakan untuk tamu negara, tapi tahun ini kita prioritaskan untuk seluruh jemaah haji,” ujarnya.
Baca juga: Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026
Ia menegaskan pelayanan haji menjadi prioritas pemerintah untuk memastikan seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan memperoleh pelayanan terbaik selama di Tanah Suci.
“Kita doakan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik, bisa menjalankan ibadah dengan lancar, dan kembali ke tanah air dengan selamat serta meraih haji yang mabrur,” pungkasnya.








