Home Kesehatan 5 Tips Menyimpan Daging Kurban, Tahan Lama dan Tetap Segar Saat Dimasak
Kesehatan

5 Tips Menyimpan Daging Kurban, Tahan Lama dan Tetap Segar Saat Dimasak

Share
5 Tips Menyimpan Daging Kurban, Tahan Lama dan Tetap Segar Saat Dimasak
Ilustrasi daging kurban | Dok. Shutterstock
Share

PUNCA.CO – Hari Raya Idul Adha identik dengan pembagian daging kurban kepada keluarga, tetangga, hingga masyarakat yang membutuhkan. Namun, tidak sedikit orang yang masih keliru dalam menyimpan daging sehingga kualitasnya cepat menurun.

Dilansir CNN Indonesia (27/5/2026), Penyimpanan daging kurban yang tepat penting dilakukan untuk menjaga rasa, tekstur, hingga kandungan gizinya tetap baik. Selain itu, cara penyimpanan yang benar juga membantu mencegah daging cepat rusak atau berbau.

Berikut beberapa cara menyimpan daging kurban agar tetap segar dan tahan lama. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membersihkan daging dari sisa darah dan kotoran menggunakan air bersih secukupnya. Setelah dicuci, daging perlu ditiriskan hingga benar-benar kering sebelum disimpan.

Baca juga: Meriah Hari Pertama Kurban di Balee Nur Yaqdhah

Daging sebaiknya dipotong sesuai kebutuhan memasak, seperti untuk sate, sup, atau rendang. Penyimpanan dalam porsi kecil dinilai lebih praktis karena mempercepat proses pembekuan dan memudahkan saat akan diolah kembali.

Gunakan wadah tertutup rapat atau plastik food grade untuk menjaga kebersihan daging dan mencegah kontaminasi dengan bahan makanan lain.

Suhu penyimpanan juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas daging kurban. Untuk konsumsi jangka pendek, daging dapat disimpan di chiller dengan suhu sekitar 0 hingga 4 derajat Celsius dan umumnya bertahan selama 1 sampai 2 hari.

Baca juga: Wagub Aceh Salat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman, Khutbah Disampaikan Abi Anwar Kuta Krueng

Sementara itu, penyimpanan jangka panjang disarankan menggunakan freezer dengan suhu sekitar minus 18 derajat Celsius. Dalam kondisi tersebut, daging bisa bertahan hingga beberapa bulan tanpa penurunan kualitas yang signifikan.

Daging juga tidak dianjurkan langsung dimasukkan ke freezer sesaat setelah dipotong. Kondisi tersebut dapat membuat tekstur daging menjadi lebih keras karena masih berada dalam fase rigor mortis atau kekakuan otot.

Sebaiknya, daging didiamkan terlebih dahulu beberapa jam di tempat yang bersih dan sejuk hingga suhunya lebih stabil. Selain itu, hindari memasukkan daging yang masih panas ke dalam kulkas karena dapat memengaruhi suhu penyimpanan makanan lain.

Baca juga: Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

Metode vacuum sealing atau kemasan vakum juga bisa digunakan agar daging lebih awet. Teknik ini membantu mengurangi udara di dalam kemasan sehingga pertumbuhan bakteri dapat ditekan dan risiko freezer burn berkurang.

Jika tidak memiliki alat vakum, penggunaan plastik zipper food grade tetap bisa menjadi alternatif dengan cara mengeluarkan udara secara manual sebelum ditutup rapat.

Selain menjaga kualitas makanan, penyimpanan daging kurban dengan baik juga menjadi bentuk rasa syukur dan upaya menghindari pemborosan dalam mengelola rezeki.

Share
Tulisan Terkait

Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

PUNCA.CO – Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf...