Home Dunia Roket New Glenn Blue Origin Meledak Saat Uji Mesin di Florida
Dunia

Roket New Glenn Blue Origin Meledak Saat Uji Mesin di Florida

Share
Roket New Glenn Blue Origin Meledak Saat Uji Mesin di Florida
Roket New Glenn Blue Origin. | Dok. spacecentre
Share

PUNCA.CO – Roket New Glenn Blue Origin mengalami ledakan saat menjalani uji pembakaran mesin di landasan peluncuran Florida, Kamis (28/05/2026). Insiden tersebut menjadi pukulan besar bagi perusahaan antariksa milik Jeff Bezos yang tengah berupaya mengejar dominasi SpaceX milik Elon Musk.

Dilansir Reuters, ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Dalam sebuah vidio siaran langsung yang diunggah NASASpaceflight terlihat roket New Glenn meledak di landasan, berubah menjadi bola api besar yang membumbung ke udara dan disertai asap tebal.

Blue Origin sebelumnya menyiapkan roket tersebut untuk misi peluncuran keempat yang dijadwalkan membawa 48 satelit Amazon Leo ke orbit rendah Bumi. Proyek itu merupakan bagian dari pengembangan jaringan internet satelit untuk menyaingi layanan Starlink milik SpaceX.

Baca juga: Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Masuk Tahap Rehab-Rekon

Diketahui, saat ledakan terjadi, ternyata satelit Amazon Leo belum sempat dipasang pada roket Blue Origin. Peristiwa tersebut menambah daftar hambatan dalam pengembangan New Glenn, roket andalan Blue Origin yang diproyeksikan mendukung misi eksplorasi bulan Artemis milik NASA, termasuk pengiriman kargo dan wahana pendarat.

Insiden itu terjadi hanya dua hari setelah NASA memberikan kontrak senilai US$188 juta kepada Blue Origin untuk misi pendaratan robot penjelajah di bulan. Pada saat yang sama, SpaceX baru saja menyelesaikan uji coba terbaru roket Starship yang dinilai sebagian besar berhasil.

Blue Origin mengonfirmasi terjadi anomali saat proses uji pembakaran mesin, yaitu pengujian ketika mesin roket dinyalakan dalam kondisi terikat di darat. Meski mengakui kejadian tersebut menjadi pukulan berat bagi dirinya, Jeff Bezos ungkap akan bangkit mengulangnya dan sebut terlalu dini untuk memastikan penyebab utama ledakan tersebut.

Baca juga: Sekda Aceh Lepas Pawai Takbir Keliling Sambut Idul Adha 1447 H

“Hari yang sangat berat, tetapi kami akan membangun kembali apa pun yang perlu dibangun kembali dan kembali terbang. Ini sepadan,” ujar Jeff Bezos.

Administrator NASA, Jared Isaacman menyatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Blue Origin untuk penyelidikan insiden tersebut.

Persaingan antara Blue Origin dan SpaceX semakin ketat dalam upaya mendukung misi NASA mengembalikan manusia ke bulan sebelum China menjalankan misi berawaknya pada 2030.

Baca juga: Petani Tebu Soroti Harga Molase di Tengah Rencana Bioetanol E10

Meski SpaceX lebih unggul dalam pengembangan teknologi roket, perusahaan Elon Musk itu juga pernah beberapa kali mengalami kegagalan pengujian. Seperti Juni tahun lalu, prototipe Starship milik SpaceX juga meledak saat uji coba di Texas.

Blue Origin diketahui telah menghabiskan miliaran dolar dan waktu hampir satu dekade untuk mengembangkan New Glenn, roket setinggi 29 lantai dengan tahap pertama yang dapat digunakan kembali guna bersaing dengan Falcon dan Starship milik SpaceX.

Share