Home Politik Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Kembali Bersatu Hadapi Agenda Politik
Politik

Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Kembali Bersatu Hadapi Agenda Politik

Share
Rapim Partai Aceh, Aiyub Minta Kader Kembali Bersatu Hadapi Agenda Politik
Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Aiyub bin Abbas usai membuka kegiatan Rapim di Banda Aceh. | Dok. PUNCA.CO
Share

PUNCA.CO – Partai Aceh menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) 2026 sebagai momentum konsolidasi internal sekaligus menyatukan kembali visi dan misi kader menghadapi agenda politik ke depan.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Amel, Banda Aceh, Jumat (18/9/2026) malam itu dijadwalkan berlangsung hingga 21 September 2026. Rapim dan Bimtek dibuka Sekretaris Jenderal Partai Aceh, Aiyub bin Abbas, dan diikuti para ketua DPW Partai Aceh dari seluruh kabupaten/kota, kader serta pengurus partai.

Namun Ketua Umum Partai Aceh Muzakir Manaf alias Mualem tampak tidak hadir dalam Rapim partai lokal ini. Ia disebut sedang menjalani perawatan di Malaysia. Begitu pula Mahkamah kehormatan Tuha Peut Partai Aceh, Teungku Malik Mahmud  Al-Haytar juga sedang berada di Penang, Malaysia.

Baca juga: Hujan Lebat Berpotensi Guyur 16 Wilayah Aceh

Dalam sambutannya, Aiyub meminta seluruh kader tidak terpecah oleh persoalan internal yang terjadi di tubuh partai. Menurutnya, penyatuan kembali kader menjadi bagian penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan sekaligus menjalankan agenda partai.

“Jangan ribut-ribut. Karena musuh kita saat ini bukan dari luar, tapi justru dari dalam karena kita tidak bersatu. Oleh karena itu, mari kita satukan kembali apa yang menjadi tujuan partai,” tegas Aiyub.

Ia mengatakan Rapim menjadi ruang bagi seluruh unsur partai untuk duduk bersama dan mencari penyelesaian atas berbagai persoalan yang ada.

Baca juga: 40 Pemuda Aceh Disiapkan Masuk Pasar Kerja Luar Negeri

Aiyub menyebut konsolidasi juga diarahkan untuk menghadapi agenda politik mendatang, termasuk persiapan menghadapi pemilihan kepala daerah serta pemilihan anggota DPRA dan DPRK.

“Kita duduk bersama untuk menyelesaikan segala permasalahan yang ada di Partai Aceh ini. Ini adalah perubahan, bukan sebuah masalah,” kata Aiyub.

Ia mengatakan Partai Aceh juga akan tetap terlibat dalam pemerintahan dan mendukung berbagai perubahan serta perkembangan yang berlangsung, dengan menyesuaikannya dengan kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Petugas Temukan Besi Modifikasi hingga Silet dalam Kamar Rutan Jantho

Aiyub berharap konsolidasi tersebut dapat menghasilkan langkah yang membawa manfaat bagi masyarakat Aceh sekaligus menjaga perdamaian.

Share
Tulisan Terkait

Mualem dan Wali Nanggroe Masuk Daftar Sadap, Yusril: Belum Ada Data

PUNCA.CO – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza...

Silaturahmi dengan Kapolri, Mualem Apresiasi Pemberantasan Narkoba di Aceh

PUNCA.CO – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) melakukan silaturahmi dengan Kepala...

Mualem–Dek Fadh Dorong Pusat Tuntaskan Tiga Persoalan Strategis Aceh: Dana Otsus, Bendera Aceh, dan Lapangan Blang Padang

PUNCA.CO – Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Aceh...

Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh di Medan

PUNCA.CO – Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), melantik Taufik, S.T., M.Si.,...