PUNCA.CO – Kenaikan harga ponsel pintar membuat konsumen semakin selektif sebelum membeli perangkat baru. Harga yang sesuai anggaran dan spesifikasi yang mampu menunjang kebutuhan sehari-hari kini menjadi pertimbangan utama.
Kru Erafone Banda Aceh, Isra, mengatakan banyak konsumen saat ini mencari ponsel dengan harga terjangkau, tetapi tetap memiliki spesifikasi yang memadai untuk aktivitas sehari-hari.
“Kalau sekarang banyak yang mencari harga yang terjangkau, karena situasi ekonomi saat ini, dengan HP di bawah dua jutaan sudah tidak ada lagi,” ujar Isra, Senin (2/11/2026).
Baca juga: Pemko Langsa Terima Bantuan Dua Unit Becak Motor Viar dari PT PEMA
Menurutnya, kenaikan harga terjadi pada berbagai merek dengan besaran yang berbeda. Untuk produk iPhone, kenaikannya dapat mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta. Sementara itu, sejumlah merek lain mengalami kenaikan sekitar Rp100.000 hingga Rp200.000.
“Kenaikannya tidak tentu per bulan atau bagaimana, karena yang memengaruhi itu AI, RAM, dan penyimpanan,” katanya.
Kondisi tersebut membuat konsumen perlu menyesuaikan pilihan ponsel dengan anggaran dan kebutuhan masing-masing. Selain harga, spesifikasi seperti kualitas kamera, kapasitas baterai, serta kemampuan perangkat untuk mendukung aktivitas harian turut menjadi pertimbangan.
Baca juga: Api Lahap 22 Rumah Warga Hingga Musalla di Gayo Lues
Isra menjelaskan, setiap merek memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri. iPhone, misalnya, dikenal dengan kemampuan kameranya, sedangkan sejumlah merek lain menawarkan kapasitas baterai yang lebih besar.
Ia menilai harga tinggi tidak selalu berarti sebuah ponsel paling sesuai untuk semua kebutuhan. Karena itu, konsumen perlu memahami spesifikasi perangkat sebelum memutuskan membeli agar pilihan yang diambil sesuai dengan penggunaan dan anggaran.
Isra juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu bertanya kepada petugas sebelum bertransaksi. Dengan mencari informasi lebih dahulu, konsumen dapat membandingkan fitur dan menentukan perangkat yang benar-benar dibutuhkan.










