Home Politik Kemendagri Terima Usulan Pemekaran Enam Daerah Otonomi Baru
Politik

Kemendagri Terima Usulan Pemekaran Enam Daerah Otonomi Baru

Share
Kemendagri Terima Usulan Pemekaran Enam Daerah Otonomi Baru
Ilustrasi | Dok. PUNCA.CO
Share

PUNCA.CO – Forum Koordinasi Daerah (Forkoda) Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Provinsi Aceh mengusulkan enam Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk dimekarkan. Usulan itu diterima Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Ketua Forkoda CDOB, Fuadri menyatakan bahwa enam calon daerah otonomi baru ini kini tinggal menunggu kepastian regulasi dari pemerintah pusat untuk dapat segera diwujudkan.

Keenam DOB tersebut adalah Aceh Raya (pemekaran dari Aceh Besar), Kota Meulaboh (pemekaran dari Aceh Barat), Aceh Selatan Jaya (pemekaran dari Aceh Selatan), Selaut Besar (pemekaran dari Kabupaten Simeulue), Kabupaten Aceh Malaka (pemekaran dari Aceh Utara), dan Kota Panton Labu.

“Enam calon DOB ini sudah mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah Aceh dan DPRA, dan telah disampaikan ke Kementerian Dalam Negeri,” ujar Fuadri, Minggu (27/4/2025).

Fuadri menjelaskan, keenam usulan tersebut sudah masuk dalam daftar 341 calon DOB yang tercatat di Kementerian Dalam Negeri.

Saat ini, pihaknya ada sinkronisasi antara Kemendagri dan Komisi II DPR RI untuk segera membuka moratorium pemekaran daerah yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

Dengan dibukanya moratorium tersebut akan ada kepastian Peraturan Pemerintah (PP) yaitu PP tentang Penataan Daerah dan PP tentang Grand Design Penataan Daerah.

“Setelah itu, baru bisa kita lihat apakah enam DOB di Aceh memenuhi kriteria yang ditetapkan,” jelasnya.

Menurut Fuadri, kehadiran DOB baru sangat penting untuk mempercepat pembangunan, memperkuat adat istiadat, meningkatkan kesejahteraan, membuka akses pembangunan, dan mendorong daya saing daerah-daerah yang selama ini masih tertinggal.

“Ini adalah harapan masyarakat yang sudah lama menunggu. Kami mendesak Kemendagri dan Komisi II DPR RI untuk segera memberikan kepastian hukum terkait pemekaran daerah,” tegasnya.

Ia juga berharap pemerintahan baru di Aceh di bawah kepemimpinan Mualem dan Dek Fad, serta jajaran DPRA, terus berkomitmen memperjuangkan terwujudnya enam DOB ini.

“Jadi dengan pemekaran jadi wilayah baru, daerah-daerah yang sebelumnya lambat berkembang bisa lebih cepat maju dan dapat membuka lowongan pekerjaa,” pungkasnya.

Share
Tulisan Terkait

14 Wilayah Aceh Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, BMKG Keluarkan Peringatan Dini

PUNCA.CO – Sebanyak 14 wilayah di Aceh berpotensi mengalami hujan dengan intensitas...

Tanggapi Soal Sebaran LGBT di Aceh, Mualem: Persoalan Serius, Harus Dicegah

PUNCA.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), menyatakan sebaran LBGT (lesbian, gay,...

Warga di Himbau Urus Pajak Tanpa Calo, Seluruh Pelayanan Resmi Dipastikan Gratis

PUNCA.CO – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, S.STP., mengimbau seluruh masyarakat...

Fenomena Gunung Es, DP3A Aceh Catat 127 Kasus Kekerasan Anak

PUNCA.CO – Kasus kekerasan seksual masih menjadi ancaman terbesar bagi anak di...