Home Pendidikan LPDP Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan, Efisiensi Hanya Berlaku untuk Operasional
Pendidikan

LPDP Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan, Efisiensi Hanya Berlaku untuk Operasional

Share
LPDP Pastikan Beasiswa Tetap Berjalan, Efisiensi Hanya Berlaku untuk Operasional
Direktur Utama LPDP Yon Arsal | Dok. monitorindonesia.com/Rizal Siregar
Share

PUNCA.CO – Beasiswa LPDP dipastikan tetap berjalan tanpa pengurangan meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menegaskan penyesuaian anggaran hanya dilakukan pada biaya operasional lembaga, sedangkan pendanaan bagi penerima beasiswa tetap menjadi prioritas.

Dilansir CNBC Indonesia (30/6/2026), Direktur Utama LPDP, Yon Arsal, menjelaskan bahwa pembiayaan program beasiswa tidak bergantung pada anggaran operasional. Dana tersebut berasal dari hasil investasi dana abadi pendidikan yang dikelola LPDP sehingga tetap dapat digunakan untuk mendukung keberlanjutan program.

“Kita diberikan amanah untuk mengoptimalkan hasil kelolaan investasi dari dana abadi yang kita kelola. Apakah terdampak efisiensi anggaran? Terdampak, tetapi yang kita efisiensikan adalah biaya operasional kantor,” kata Yon.

Baca juga: Lowongan Magang Nasional 2026 Bakal Segera Dibuka, Berikut Jadwalnya

Ia kembali menegaskan bahwa kebijakan efisiensi tidak menyasar anggaran beasiswa LPDP. Menurutnya, seluruh hasil investasi akan tetap disalurkan untuk mendukung program beasiswa, sementara LPDP terus berupaya meningkatkan kinerja investasi agar manfaatnya semakin luas.

“Kalau untuk beasiswa, kita tidak melakukan efisiensi. Hasil investasi seluruhnya kita salurkan. Yang kita optimalkan adalah hasil investasinya,” kata Yon.

Meski demikian, LPDP masih menghadapi tantangan akibat fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi tersebut berpengaruh karena mayoritas penerima beasiswa yang menempuh pendidikan di luar negeri memperoleh pendanaan dalam mata uang dolar.

Baca juga: Logo Karya Desainer Sumatera Barat Resmi Jadi Identitas HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

“Kemarin dolar sempat naik. Sebagian besar penerima beasiswa di luar negeri menerima pembiayaan dalam bentuk dolar. Itu tentu menjadi tantangan tersendiri,” kata Yon.

Walaupun menghadapi tekanan nilai tukar, LPDP memastikan jumlah penerima beasiswa tidak akan dikurangi.

“Apakah kita mengurangi jumlah beasiswa? Tidak. Kita akan mengoptimalkan anggaran yang tersedia sebaik mungkin,” tegas Yon.

Baca juga: Usai Mengabdi 40 Tahun, Seorang Guru Honorer Ungkap Gaji Terakhir Rp414 Ribu

Selain mengoptimalkan hasil investasi, LPDP juga memperluas skema pendanaan bersama (co-funding) dengan berbagai perguruan tinggi serta pemerintah di luar negeri. Skema tersebut memungkinkan pembiayaan pendidikan ditanggung bersama sehingga jumlah penerima beasiswa dapat terus bertambah tanpa mengurangi kualitas program.

Per 31 Mei 2026, LPDP mengelola dana abadi pendidikan senilai Rp180,81 triliun. Dana pokok tetap dipertahankan, sedangkan hasil investasinya dimanfaatkan sebagai sumber pembiayaan program secara berkelanjutan.

Sejak berdiri pada 2013, LPDP telah menyalurkan beasiswa kepada 58.749 penerima. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34.334 orang telah menyelesaikan pendidikan dan berstatus sebagai alumni.

Share