Home Kesehatan Kemenkes Susun Standar Biaya Pemeriksaan dan Vaksin Haji
Kesehatan

Kemenkes Susun Standar Biaya Pemeriksaan dan Vaksin Haji

Share
Kemenkes Susun Standar Biaya Pemeriksaan dan Vaksin Haji
Jamaah Haji. | Dok. CNN Indonesia/ Haryanto Tri Wibowo
Share

PUNCA.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menetapkan kisaran tarif pemeriksaan kesehatan jemaah haji sebesar Rp800.000 hingga Rp1,3 juta. Ketentuan tersebut bertujuan menyeragamkan biaya pemeriksaan di rumah sakit sekaligus memberikan kepastian pembiayaan bagi calon jemaah.

Dilansir Kompas (12/10/2026), Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menjelaskan, tarif tersebut terbagi menjadi dua kategori berdasarkan kajian pembiayaan kesehatan. Kategori pertama berkisar Rp800.000–Rp900.000, sedangkan kategori kedua berada pada rentang Rp1,2 juta–Rp1,3 juta.

“Pengaturan tarif ini menjadi sangat penting supaya tidak menjadi rancu dan perbedaannya tidak menjadi besar,” kata Dante dikutip dari NU Online, (12/10/2026).

Baca juga: Warga Aceh Besar Ramaikan Festival Geulayang Tunang di Kuta Malaka

Menurut Dante, pemeriksaan kesehatan juga berperan dalam menentukan istitha’ah atau kemampuan kesehatan jemaah untuk melaksanakan ibadah haji. Penilaian tersebut diharapkan membantu menekan angka kematian jemaah melalui penerapan persyaratan kesehatan yang lebih ketat.

“Kita tekan lagi angka kematian lebih baik lagi kalau syarat-syarat istitha’ah-nya menjadi lebih ketat,” ujarnya.

Jenis Pemeriksaan Mengikuti Ketentuan Kemenkes

Kemenkes telah menetapkan jenis pemeriksaan kesehatan jemaah haji melalui Peraturan Menteri Kesehatan (PMK). Pemeriksaan tersebut mencakup aspek klinis, mental, dan laboratorium.

Baca juga: Suadi Sulaiman Soroti Polemik Bendera Bintang Bulan Aceh Jelang Milad GAM ke-50

Dante menegaskan, rumah sakit wajib mengikuti standar pemeriksaan yang telah ditentukan.

“Item-itemnya sudah ditentukan berdasarkan PMK. Tidak boleh lebih, tidak boleh kurang,” tegasnya.

Adapun penetapan tarif bergantung pada jenis rumah sakit. Tarif rumah sakit umum daerah (RSUD) provinsi ditetapkan oleh gubernur, sedangkan tarif RSUD kabupaten/kota menjadi kewenangan bupati atau wali kota. Untuk rumah sakit vertikal, tarif ditetapkan melalui PMK.

Baca juga: BMKG Pantau Arus Laut hingga 150 Kilometer dari Aceh, Dukung Deteksi Dini Tsunami

Meski demikian, tarif pemeriksaan tersebut belum mencakup pemeriksaan tambahan yang dibutuhkan berdasarkan kondisi kesehatan masing-masing jemaah.

Pemeriksaan tambahan dapat berupa CT scan, tuberkulosis (TBC), maupun ekokardiografi apabila terdapat indikasi medis atau kebutuhan pemeriksaan lebih lanjut.

“Ini di luar pemeriksaan tambahan yang diperlukan. Misalnya, pemeriksaan CT Scan kalau memang diperlukan karena ada keraguan, pemeriksaan TBC yang harus dilakukan, pemeriksaan ekokardiografi yang diperlukan, itu di luar itu,” katanya.

Baca juga:;Terima Kunjungan MAPIM, Wali Nanggroe Jajaki Kerja Sama Aceh-Malaysia

Kemenkes Usulkan Paket Vaksinasi Haji

Selain tarif pemeriksaan kesehatan, Kemenkes mengusulkan standardisasi biaya paket vaksinasi bagi jemaah haji.

Paket vaksin meningitis dan polio diperkirakan memerlukan biaya Rp500.000–Rp600.000. Sementara itu, paket yang mencakup vaksin meningitis, polio, dan influenza musiman diperkirakan menelan biaya Rp750.000–Rp800.000.

“Kita melakukan usulan untuk vaksinasi jamaah haji adalah paket meningitis dan polio. Itu besaran pembiayaannya sekitar Rp500.000 sampai Rp600.000,” tutur Dante.

Baca juga: IASC Terima 7.454 Laporan Penipuan dari Aceh, Belanja Online Terbanyak

Ia berharap pengaturan tarif pemeriksaan kesehatan dan paket vaksinasi dapat membuat pembiayaan kesehatan jemaah lebih terorganisasi. Standardisasi tersebut juga diharapkan memberikan kepastian harga bagi jemaah haji.

“Jadi paket ini menjadi sangat penting untuk ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan supaya nanti standarisasi harganya untuk paket jamaah haji ini sama,” ujarnya.

Share
Tulisan Terkait

Kemenkes Imbau Warga Waspadai Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau

PUNCA.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap abu vulkanik...