Home Internasional Putin Bantah Rusia Dalangi Demonstrasi Rusuh di Eropa
Internasional

Putin Bantah Rusia Dalangi Demonstrasi Rusuh di Eropa

Share
Putin Bantah Rusia Dalangi Demonstrasi Rusuh di Eropa
Presiden Rusia, Vladimir Putin. | Dok. Kremlin.ru
Share

PUNCA.CO – Presiden Rusia Vladimir Putin membantah tuduhan bahwa Moskow berada di balik gelombang demonstrasi yang melanda sejumlah negara Eropa. Ia menilai tudingan tersebut berlebihan dan meminta para pemimpin Eropa menyelidiki penyebab ketidakpuasan masyarakat daripada menyalahkan pihak luar.

Pernyataan itu disampaikan Putin di tengah meluasnya aksi protes yang melibatkan pelajar, mahasiswa, buruh, dan berbagai kelompok masyarakat di Prancis, Belgia, Italia, Spanyol, Albania, serta sejumlah negara Eropa lainnya. Demonstrasi tersebut dipicu berbagai persoalan domestik, termasuk tingginya biaya hidup dan masalah pendidikan.

Dilansir iNews.id (29/10/2026), dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Rusia, VGTRK, Putin mengaku heran karena sejumlah pejabat Eropa sempat menyalahkan Amerika Serikat (AS) sebelum kembali menuding Rusia sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Baca juga: Australia Dukung Penguatan Demokrasi di Aceh melalui Program Partisipasi

“Tiba-tiba muncul klaim bahwa peristiwa yang terjadi di Eropa merupakan akibat dari tindakan pemerintahan Amerika saat ini serta dukungannya terhadap partai dan gerakan sayap kanan,” ujar Putin.

Ia menilai tuduhan terhadap AS pada awalnya merupakan sesuatu yang tidak biasa. Menurut Putin, para pemimpin Eropa kemudian kembali mengarahkan tudingan kepada Moskow.

“Namun, mereka segera sadar dan kembali melontarkan tuduhan-tuduhan lama terhadap Federasi Rusia,” katanya.

Baca juga: Instagram Uji Fitur Video Panjang 90 Menit, Bidik Pasar YouTube

Putin juga mengkritik sikap para pemimpin Eropa yang dianggapnya lebih memilih menyalahkan pihak lain daripada mengevaluasi persoalan di negara masing-masing.

“Ini buruk. Mengapa? Karena itu berarti mereka tidak menganalisis peristiwa yang ada, tidak mencari tahu penyebab di baliknya, melainkan hanya melimpahkan kesalahan kepada pihak lain, awalnya AS, sekarang Rusia,” tutur Putin.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot sebelumnya menuding para pengunjuk rasa mengadopsi narasi bermusuhan yang bersumber dari Rusia, China, Iran, serta gerakan Make America Great Again (MAGA) di AS. Tuduhan tersebut disampaikan dalam konferensi yang diselenggarakan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) pada 21 Oktober.

Baca juga: Dua Tersangka Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi Dilimpahkan ke Kejari Banda Aceh

Kremlin berulang kali membantah keterlibatan Rusia dalam demonstrasi tersebut. Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov bahkan menyebut tuduhan itu tidak masuk akal dan menegaskan Moskow tidak menganggapnya serius.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyalahkan imigran dan kebijakan imigrasi negara-negara Eropa atas gejolak yang terjadi. Ia menilai pemerintah Eropa terlalu lunak dalam menangani persoalan imigrasi dan perlu memperketat aturan bagi warga asing yang masuk ke wilayah mereka.

Saling tuding antara Rusia dan negara-negara Barat itu menambah dimensi politik di tengah gelombang demonstrasi di Eropa. Meski demikian, tuduhan bahwa Moskow mendalangi aksi protes tersebut tetap dibantah oleh Kremlin.

Share
Tulisan Terkait

Serangan Drone Ukraina Picu Kebakaran Fasilitas Minyak Rusia, Ketegangan dengan AS Meningkat

PUNCA.CO – Serangan drone Ukraina ke sejumlah wilayah Rusia memicu kebakaran di...

Trump Klaim Rusia-Ukraina Sepakati Gencatan Senjata Energi, Moskow Belum Konfirmasi

PUNCA.CO – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa Rusia dan...

Rusia Peringatkan Diplomat Asing Segera Tinggalkan Kiev

PUNCA.CO – Rusia memperingatkan diplomat asing yang berada di Kiev agar segera...

Rusia Serang Kyivstar, Pusat Data Ukraina Jadi Sasaran

PUNCA.CO – Rusia kembali menyerang Kyiv, Ukraina, pada Minggu (27/9/2026). Serangan Rusia...