PUNCA.CO – Rusia memperingatkan diplomat asing yang berada di Kiev agar segera meninggalkan ibu kota Ukraina tersebut. Peringatan itu disampaikan pada Sabtu (3/10/2026), bersamaan dengan rencana Rusia meningkatkan serangan militernya ke Kiev dan sejumlah kota lainnya.
Dilansir inews.id (4/10/2026), seruan tersebut tidak hanya ditujukan kepada para diplomat, tetapi juga seluruh warga asing yang masih berada di Ukraina. Rusia menyatakan tidak akan bertanggung jawab atas dampak yang mungkin timbul akibat serangan jika peringatan tersebut diabaikan.
Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut peningkatan serangan sebagai respons terhadap apa yang mereka sebut sebagai aksi teroris Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap penduduk dan infrastruktur sipil Rusia.
Baca juga: Sepanjang September Aceh Diguncang 110 Gempa
“Angkatan Bersenjata Federasi Rusia terus melakukan serangan terarah secara sistematis terhadap fasilitas militer di Kiev dan kota-kota Ukraina lainnya,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia.
Kemlu Rusia juga menegaskan adanya risiko bagi diplomat maupun warga asing yang tetap berada di wilayah yang menjadi sasaran serangan.
“Tanggung jawab atas segala konsekuensi buruk sepenuhnya berada di tangan mereka yang mengabaikan peringatan ini,” demikian isi pernyataan tersebut.
Baca juga: Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Kantor PWI Aceh
Serangan Rusia ke Kiev dilaporkan semakin meningkat, termasuk terhadap infrastruktur di ibu kota Ukraina. Pada Sabtu, sejumlah jembatan yang melintasi Sungai Dnipro turut menjadi sasaran.
Kampanye militer yang semakin intensif tersebut berdampak terhadap aktivitas di Kiev dan mengganggu kehidupan sekitar 3 juta penduduk kota menjelang musim dingin.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya mengatakan Ukraina harus menanggung konsekuensi atas serangan terhadap infrastruktur sipil Rusia. Putin juga telah menjanjikan serangan lanjutan.
Dalam beberapa bulan terakhir, kedua pihak juga saling menyerang kapal pengangkut biji-bijian di Laut Hitam. Selain itu, kilang minyak dan sejumlah fasilitas milik Rusia terus menjadi sasaran serangan Ukraina.
Serangan drone Ukraina juga dilaporkan menewaskan seorang warga sipil Rusia di wilayah perbatasan.










