Home Internasional Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Sekjen PBB Murka
Internasional

Satu Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Sekjen PBB Murka

Share
Praka Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI yang gugur di Lebanon. | Dok. Instagram/ @farizalrmdn17
Share

PUNCA.CO – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Seorang prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, dikabarkan gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon.

Praka Farizal merupakan bagian dari misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Seperti diketahui ia berasal dari Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah di bawah Kodam Iskandar Muda, Aceh. Praka Farizal gugur saat menjalankan tugas di tengah situasi konflik yang memanas di wilayah penugasan. Selain itu, satu personel Indonesia lainnya dilaporkan mengalami luka serius dalam insiden yang sama.

Baca juga: BGN Ancam Bekukan Operasional Mitra MBG yang Lakukan Mark Up Harga

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres, melalui akun resmi X miliknya, @antonioguterres, Senin (30/3/2026), Guterres menyampaikan kecaman atas kejadian tersebut sekaligus menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit TNI itu.

“Saya sangat mengutuk insiden hari Minggu di mana seorang penjaga perdamaian Indonesia dari UNIFIL tewas di tengah permusuhan antara Israel dan Hizbullah. Seorang lainnya mengalami luka serius,” tulisnya.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Praka Farizal Rhomadhon, rekan-rekan sesama prajurit, serta pemerintah Indonesia. Guterres turut mendoakan agar korban yang terluka dapat segera pulih.

Baca juga: Angkutan Darat Tetap Dominan Saat Lebaran, Lonjakan Penumpang Tembus 105 Ribu

Menurut Guterres, insiden ini menjadi bagian dari meningkatnya ancaman terhadap keselamatan pasukan perdamaian PBB di wilayah konflik. Ia menegaskan pentingnya perlindungan terhadap seluruh personel yang bertugas di bawah mandat PBB.

“Saya menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan memastikan keselamatan serta keamanan personel dan properti PBB setiap saat,” tegasnya.

Share
Tulisan Terkait

Hari Damai Aceh ke-21, Wali Nanggroe Serukan Menjaga Perdamaian dan Tidak Terprovokasi

PUNCA.CO – Menjelang Hari Damai Aceh ke-21 pada 15 Agustus 2026, Wali...

Polisi Serahkan Tersangka Kasus Pengancaman dan Pemerasan di Bukit Lamreh ke Kejari Aceh Besar

PUNCA.CO – Penyidik kepolisian Polsek Mesjid Raya Polresta Banda Aceh telah menyerahkan...

Pemerintah Aceh dan USK Kaji Pemanfaatan Pasir dan Lumpur Bencana untuk Bata Ringan

PUNCA.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), memuji inovasi Tim Riset Universitas...

Lembaga Wali Nanggroe Perkuat Literasi Hukum Kekhususan Aceh di Langsa

PUNCA.CO – Lembaga Wali Nanggroe Aceh menggelar sosialisasi Qanun Aceh Nomor 2...