Home Lokal Ngaku KDRT Saat Telepon Polisi, Ternyata Ibu di Banda Aceh Ini Hanya Lapar
Lokal

Ngaku KDRT Saat Telepon Polisi, Ternyata Ibu di Banda Aceh Ini Hanya Lapar

Share
Dok. Polresta Banda Aceh
Share

PUNCA.CO – Sebuah kejadian unik sekaligus menyentuh hati terjadi di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, tepatnya di kawasan Lamtemen Barat, Kecamatan Jaya Baru. Seorang wanita bernama Wardiah mendadak menjadi sorotan setelah melakukan panggilan darurat ke layanan Call Centre 110 Polresta Banda Aceh.

Laporan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang mengejutkan tersebut diterima petugas Call Centre 110 sekitar jam 15.15 WIB, petugas berbaju preman pun dengan segera menindaklanjutinya.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Jaya Baru Iptu Tea Gustianingsih menjelaskan, merespons laporan serius tersebut, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna memberikan pertolongan.

Baca juga: Polisi Sita 70 Ribu Batang Rokok Ilegal, Dua Mahasiswa Diamankan

“Namun, setibanya di lokasi, petugas menemukan fakta yang di luar dugaan. Bukan sedang dalam ancaman kekerasan, Wardiah ternyata sedang dalam kondisi sangat lapar,” ujar Kapolsek.

Saat dikonfirmasi oleh personel, beliau mengaku bahwa kejadian KDRT yang dimaksud sebenarnya sudah terjadi satu tahun yang lalu.

Iptu Tea mengatakan, alasan beliau menelepon polisi hari ini adalah karena ia merasa sangat membutuhkan bantuan makanan namun tidak tahu harus mengadu ke mana.

Polisi Langsung Belikan Nasi

Bukannya marah karena laporan yang tidak sesuai waktu kejadian, personel Polresta Banda Aceh justru menunjukkan sisi humanisnya.

Melihat kondisi Wardiah yang memprihatinkan di rumah kayunya, petugas langsung bergegas membelikan Nasi Bungkus (makanan siap saji), Air Mineral untuk kebutuhan mendesak sang ibu, sebut Iptu Tea.

Baca juga: Kejagung Kembali Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Tambang

Petugas dengan sabar mendengarkan keluh kesah sang ibu sambil menyerahkan bantuan makanan tersebut secara langsung.

Selain memberikan bantuan pribadi secara instan, petugas juga memberikan edukasi dan menyarankan agar sang Ibu menghubungi Keuchik (Kepala Desa) setempat agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut terkait bantuan sosial atau pangan secara rutin, tutur Kapolsek Jaya Baru.

“Tugas polisi bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga mengayomi dan hadir di saat masyarakat merasa kesulitan. Semoga bantuan kecil ini menjadi amal ibadah dan meringankan beban Ibu Wardiah,” pungkas Iptu Tea.

Share
Tulisan Terkait

Polisi Telusuri Lokasi Penemuan Dugaan Tulang Belulang Manusia yang Viral di Media Sosial

PUNCA.CO – Personel Polsek Peukan Bada, Polresta Banda Aceh, menelusuri lokasi penemuan...

Hadiri Konsolidasi Partai Aceh Banda Aceh, Hasballah Ajak Kawal Kepemiminan Mualem- Dek Fadh

PUNCA.CO – Anggota DPR Aceh, Hasballah, meminta kader Partai Aceh Banda Aceh...

Diduga Gelapkan Uang Rp68,6 Juta, Pemuda Asal Pidie Jaya Diamankan Polisi

PUNCA.CO – Satreskrim Polresta Banda Aceh mengungkap dugaan tindak pidana penggelapan dengan...

DPRK dan Pemko Banda Aceh Sepakati Penataan Taman Sari-Putroe Phang

PUNCA.CO – Penataan Taman Sari dan Putroe Phang menjadi salah satu kesepakatan...