PUNCA.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar memperkuat pengawasan di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, menyusul kasus dugaan pemerasan terhadap wisatawan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terulangnya gangguan ketertiban dan menjaga keamanan pengunjung di salah satu destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP dan WH Aceh Besar, Suhaimi SP, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mesjid Raya guna menyusun langkah pencegahan dan pengawasan yang lebih ketat di kawasan wisata tersebut.
Baca juga: Polisi Amankan Salah Satu Terduga Pelaku Pemerasan di Bukit Lamreh Aceh Besar
Menurutnya, insiden yang sempat mencuat harus menjadi evaluasi bersama agar aktivitas wisata di Bukit Lamreh tidak terganggu oleh tindakan yang merugikan pengunjung.
“Potensi gangguan yang dapat mengurangi rasa aman dan nyaman wisatawan harus dicegah sejak dini. Karena itu pengawasan akan terus diperkuat bersama seluruh pihak terkait,” kata Suhaimi, Jumat (19/6/2026).
Ia menegaskan kawasan wisata harus dikelola secara tertib dan sesuai aturan sehingga tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.
Baca juga: Revisi UUPA, Sekda Nasir: Instrumen Penting Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran
Untuk itu, Satpol PP dan WH Aceh Besar akan meningkatkan koordinasi dengan aparatur gampong, unsur kecamatan, serta pihak keamanan setempat guna memantau kondisi lapangan secara berkelanjutan.
Penguatan pengawasan dinilai penting mengingat Bukit Lamreh merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Aceh Besar yang selama ini menjadi tujuan wisata favorit karena panorama alam dan pemandangan pesisirnya.
Suhaimi menambahkan, pengawasan tidak hanya difokuskan pada penertiban aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, tetapi juga memastikan seluruh pengunjung dapat menikmati kawasan wisata dengan aman.
Baca juga: 12 Jamaah Haji Aceh Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Akibat Gangguan Kesehatan
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi tindakan yang meresahkan wisatawan. Semua pihak harus berperan menjaga ketertiban agar kawasan wisata tetap kondusif,” ujarnya.
Selain Bukit Lamreh, pola pengawasan serupa juga akan diterapkan di sejumlah objek wisata lainnya di Aceh Besar sebagai upaya mencegah gangguan keamanan dan menjaga kenyamanan pengunjung.









