Home Ekonomi Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Jadi Bank Devisa
Ekonomi

Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Jadi Bank Devisa

Share
Bank Aceh Gandeng LPPI Percepat Persiapan Jadi Bank Devisa
Dok. Humas Bank Aceh
Share

PUNCA.CO – PT Bank Aceh Syariah memperkuat persiapan menjadi bank devisa dengan menggandeng Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI). Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan di Gedung LPPI, Jakarta, Jum’at (14/8/2026).

Pertemuan tersebut membahas berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan Bank Aceh sebelum mengembangkan layanan perbankan devisa. Aspek yang menjadi perhatian meliputi sumber daya manusia (SDM), tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, proses bisnis, sistem dan infrastruktur, serta kompetensi organisasi.

Direktur Utama Bank Aceh, Fadhil Ilyas, mengatakan agenda menjadi bank Aceh bank devisa merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas dan memperluas layanan bagi masyarakat maupun dunia usaha.

Baca juga: HUT ke-53 Bank Aceh, Perkuat Amanah dan Transformasi untuk Dorong Ekonomi Aceh

“Menjadi bank devisa bukan sekadar menambah jenis layanan, tetapi merupakan bagian dari transformasi Bank Aceh untuk meningkatkan kapasitas dan memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat dan dunia usaha. Karena itu, proses persiapannya harus dilakukan secara serius, terukur, dan memenuhi seluruh aspek yang dipersyaratkan,” ujar Fadhil.

Menurut Fadhil, kerja sama dengan LPPI diharapkan memperkuat kesiapan internal Bank Aceh, terutama dalam pengembangan SDM, proses bisnis, dan kapasitas organisasi. Kesiapan lintas fungsi juga dinilai penting, mencakup treasury, bisnis, manajemen risiko, kepatuhan, operasional, hingga SDM.

“Kami ingin memastikan seluruh fondasi pendukungnya benar-benar siap, mulai dari SDM, sistem, proses bisnis, manajemen risiko, kepatuhan, hingga tata kelola. Dengan persiapan yang baik, pengembangan bisnis dapat dilakukan secara sehat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Baca juga: Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 Ricuh, Masyarakat Kibarkan Bendera Bintang Bulan di Mesjid Raya

Pengembangan layanan devisa dinilai memiliki arti strategis bagi Bank Aceh dalam mendukung aktivitas perdagangan, investasi, dan dunia usaha di Aceh. Layanan tersebut diharapkan dapat memperluas konektivitas ekonomi Aceh dengan pasar nasional maupun internasional.

Fadhil menegaskan proses persiapan tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan yang baik, manajemen risiko, kepatuhan terhadap ketentuan regulator, serta kesiapan SDM dan infrastruktur.

“Targetnya bukan hanya mendapatkan status sebagai bank devisa, tetapi bagaimana nantinya layanan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan perekonomian Aceh. Karena itu, kesiapan menjadi hal yang sangat penting,” ungkapnya.

Baca juga: Sekda Aceh Terima Lencana Melati, Penghargaan Tertinggi Gerakan Pramuka

Pertemuan dengan LPPI diharapkan memberikan masukan bagi Bank Aceh dalam menyusun tahapan persiapan secara lebih terarah. Bank Aceh selanjutnya akan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar seluruh proses menuju bank devisa berjalan terukur dan sesuai ketentuan.

Pertemuan tersebut dihadiri Direktur LPPI Achmad Fauzi, Kepala Divisi Pelatihan dan Konsultasi Keuangan Syariah Hastari Andriyani, serta Muhammad Aang Sopian beserta staf. Dari Bank Aceh hadir Fadhil Ilyas, Erwin Konadi, Budi Kafrawi, Taufik Saleh, Deddy Nofendy, dan Miftahuddin.

Share
Tulisan Terkait

Fadhil Ilyas Raih Pemred Award 2026 The Best Communication

PUNCA.CO – Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, meraih Pemred...

Ketua DPS Bank Aceh Syariah Raih Anugerah Kepatuhan Zakat

PUNCA.CO – Ketua DPS Bank Aceh Syariah, Prof. Dr. H. Muhammad Yasir...

Bank Aceh Syariah x PosSaku: Kolaborasi Digital yang Siap Naikan Level UMKM Aceh

PUNCA.CO – Transformasi digital UMKM di Aceh kembali mendapat dorongan baru. PT...

Bank Aceh Perkuat Peran Strategis, Gelar Peusijuk dan Lepas 1.624 Jamaah Calon Haji 2026

PUNCA.CO – PT Bank Aceh Syariah kembali menegaskan perannya sebagai mitra utama...