Home Internasional China Bentuk Sekolah Militer Baru, Fokus AI hingga Drone
Internasional

China Bentuk Sekolah Militer Baru, Fokus AI hingga Drone

Share
China Bentuk Sekolah Militer Baru, Fokus AI hingga Drone
Militer China. | Dok. AP POOL
Share

PUNCA.CO – China memperkuat pendidikan militernya dengan membuka sejumlah sekolah dan institut baru yang diarahkan pada pengembangan kecerdasan buatan (AI), teknologi nirawak, keterampilan teknis prajurit, hingga pengawasan disiplin.

Pembukaan lembaga pendidikan tersebut dilakukan pada Rabu (30/9/2026) oleh sejumlah institusi pendidikan di bawah Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), di tengah agenda modernisasi militer China.

Dilansir CNN Indonesia (6/10/2026), Universitas Teknik Angkatan Darat PLA menjadi salah satu institusi yang membuka beberapa lembaga baru. Di antaranya Sekolah Tinggi Teknik Nirawak dan Intelijen, Sekolah Tinggi Bintara Pendukung Tempur, serta Sekolah Tinggi Bintara Pendukung Peralatan.

Baca juga: UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, Alumni Tembus 68.132 Orang

Kehadiran Sekolah Tinggi Teknik Nirawak dan Intelijen menunjukkan perhatian yang semakin besar terhadap penggunaan sistem tanpa awak dan AI dalam lingkungan militer China.

Langkah tersebut juga berlangsung bertepatan dengan pengumuman Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth mengenai rencana pembentukan Komando Perang Otonom. Komando itu ditujukan untuk mempercepat pengembangan dan pengerahan drone, AI, serta sistem robot di seluruh militer AS.

Sementara itu, pendirian dua sekolah untuk bintara diarahkan pada pengembangan prajurit karier yang memiliki kemampuan teknis dan operasional khusus di tingkat satuan dasar.

Baca juga: Bantuan Rumah Rusak Berat Pascabencana Disetujui Naik Jadi Rp70 Juta

Di sisi lain, Universitas Pertahanan Nasional (NDU), akademi tertinggi PLA, meresmikan Sekolah Tinggi Pengawasan Disiplin, Hukum, dan Politik di kampusnya yang berada di Xian, Provinsi Shaanxi.

Sekolah tersebut dibentuk ketika PLA tengah menjalankan kampanye anti-korupsi. Pendidikan yang diberikan diarahkan untuk memperkuat kedisiplinan dan integritas hukum personel militer.

Komisaris politik NDU Xia Zhihe mengatakan lembaga baru itu memiliki peran penting dalam membentuk personel yang berintegritas.

Baca juga: Harga Cabai Merah Jadi Pemicu Utama Inflasi Aceh September

“Sekolah-sekolah ini akan memikul tanggung jawab penting dalam mendidik personel yang berdisiplin dan berintegritas hukum, secara aktif membina lingkungan yang bersih dan jujur, serta secara komprehensif mempelopori fase pembangunan baru,” kata komisaris politik NDU Xia Zhihe dalam upacara peresmian pada Rabu.

Pada hari yang sama, Universitas Teknik Pasukan Pendukung Logistik Gabungan PLA juga mengumumkan penambahan empat sekolah dan satu institut di bawah naungannya.

Secara keseluruhan, pembentukan berbagai lembaga pendidikan baru tersebut memperlihatkan perluasan bidang pelatihan dalam sistem pendidikan militer PLA, mulai dari teknologi AI dan sistem nirawak hingga kemampuan teknis bintara serta aspek disiplin, hukum, dan politik.

Share