PUNCA.CO – Situasi di halaman Kantor Gubernur Aceh memanas saat aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa Aliansi Rakyat Aceh, Senin (4/5/2026), tidak kunjung ada titik temu.
Meski Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh sempat menemui para pengunjuk rasa untuk berdialog. Namun, pertemuan tersebut tetap tidak menghasilkan titik temu dikarenakan massa tetap bersikeras agar Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dihapus. Sekda kemudian kembali masuk ke dalam kantor gubernur, meninggalkan massa aksi yang masih bertahan di lokasi.
Baca juga: Massa Janji Tak Tinggalkan Kantor Gubernur Sebelum Pergub JKA Dicabut
Usai Sekda masuk kembali, suasana di lapangan berubah semakin tegang. Massa aksi yang kecewa mulai mencoba merangsek masuk ke dalam Kantor Gubernur Aceh.
Petugas keamanan yang berjaga langsung menghadang upaya tersebut. Aksi saling dorong, siraman water canon hingga pukul mundur pun tak terhindarkan antara demonstran dan aparat yang berjaga.
Kericuhan sempat terjadi di halaman kantor gubernur. Sejumlah peserta aksi terlihat terpancing emosi, sementara aparat terus berupaya mengendalikan situasi agar tidak semakin meluas.
Baca juga: Sekda Aceh Fasilitasi FGD Terkait Pergub JKA dengan Mahasiswa dan OKP
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi masih bertahan di lokasi dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan.







