PUNCA.CO – Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa Moskow tidak sedang mempersiapkan konflik dengan Eropa. Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran sejumlah negara anggota NATO mengenai kemungkinan serangan Rusia terhadap wilayah aliansi tersebut.
Dilansir detik.com (26/9/2026), Putin menyampaikan pernyataan itu saat berbicara kepada wartawan di Saint Petersburg, Jum’at (25/9/2026) waktu setempat. Ia mengatakan Rusia tidak memiliki motif nyata untuk meningkatkan ketegangan dengan negara-negara Eropa.
“Banyak pihak di Eropa berbicara tentang kemungkinan serangan dari Rusia dan oleh karenanya, meyakini bahwa mereka harus bersiap menghadapi permusuhan, atau perang melawan Rusia,” kata Putin.
Baca juga: Mubes XI Ikatan Pemuda Aceh Utara Banda Aceh, Dede Adistira Terpilih Secara Aklamasi
Putin kemudian menegaskan posisi Moskow terkait kekhawatiran tersebut.
“Saya ingin menegaskan kembali: kami tidak sedang bersiap untuk permusuhan apa pun dengan Eropa,” tegas Presiden Rusia tersebut.
Pernyataan itu muncul setelah sejumlah negara Eropa yang mendukung Ukraina menyampaikan kekhawatiran mengenai potensi serangan terselubung Rusia di wilayah mereka. Perang Rusia-Ukraina sendiri telah memasuki tahun kelima.
Baca juga: Realisasi Tambahan TKD Aceh 2026 Tembus 30,16 Persen
Awal September 2026, Jerman menuduh Rusia merencanakan serangan drone terhadap Bandara Leipzig pada Agustus. Sementara itu, Polandia memperingatkan kemungkinan Moskow menggunakan drone dan rudal terhadap negara-negara yang mendukung Ukraina.
Selain membahas hubungan dengan Eropa, Putin juga menyampaikan perkembangan mengenai kemungkinan dilanjutkannya perundingan damai dengan Kyiv. Pernyataan tersebut disampaikan setelah serangkaian serangan Ukraina terhadap wilayah Rusia.
“Mengenai usulan untuk melanjutkan negosiasi, iya, semua opsi itu tersedia, dan semuanya mungkin saja dilakukan, namun setelah segala tindakan yang mereka lakukan, kami akan mempertimbangkan dengan cermat langkah apa yang perlu kami ambil sebagai tanggapan,” tandas Putin.
Baca juga: Wali Nanggroe Bawa Pengalaman Perdamaian Aceh ke Forum Internasional Global Town Hall 2026
Dengan demikian, Putin menyatakan bahwa seluruh opsi terkait kelanjutan negosiasi masih terbuka, sementara Moskow akan mempertimbangkan langkah selanjutnya berdasarkan perkembangan situasi dan tindakan Ukraina.










