PUNCA.CO – Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M. atau yang akrab disapa Ayahwa, mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Aceh Utara untuk menghadiri doa bersama dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh pada 15 Agustus.
Ajakan tersebut disampaikan Ayahwa melalui akun Instagram pribadinya @ismailajalil pada Kamis malam (13/8/2026). Ia menyebut 15 Agustus bukan sekadar tanggal, melainkan momentum untuk mengenang perjalanan panjang Aceh yang diwarnai air mata dan pengorbanan hingga akhirnya masyarakat dapat merasakan perdamaian.
“Saudara-saudaraku masyarakat Aceh Utara yang saya cintai, 15 Agustus bukan sekedar sebuah tanggal, ini adalah pengingat tentang perjalanan panjang yang penuh air mata dan pengorbanan hingga kini bisa merasakan indahnya Perdamaian hari ini,” ujar Ayahwa.
Baca juga: Kuasa Hukum Pertanyakan Proses Adopsi Bayi Korban Pemerkosaan Anak di Banda Aceh
Ia mengajak para ulama, pimpinan dayah dan pesantren, ASN, KPA, jajaran TNI-Polri, tokoh masyarakat, pemuda, santri, siswa, serta seluruh elemen masyarakat Aceh Utara untuk hadir dalam doa bersama tersebut.
“Saya mengajak pada seluruh para abu, walid, Walidi, Abati, para Alim Ulama pimpinan dayah dan pimpinan pesantren, ASN, KPA serta seluruh jajaran TNI POLRI, tokoh masyarakat, pemuda dan para santri dayah, siswa dan siswi serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Aceh Utara untuk bersama-sama hadir dalam doa bersama,” ujar Ayahwa
“Insyaallah kita berkumpul pada 15 Agustus 07.00 WIB di depan kantor Bupati Aceh Utara mari kita hadir dengan pakaian putih dan juga seluruh OPD menggunakan surban,” lanjutnya.
Baca juga: Prabowo Resmi Luncurkan Motor Listrik Nasional di Cikarang
Menurut Ayahwa, doa bersama tersebut menjadi momentum untuk menundukkan kepala sekaligus memanjatkan doa agar perdamaian Aceh dapat terus terjaga dan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persaudaraan dan menitipkan masa depan Aceh melalui doa.
“Kita datang bersama menundukkan kepala dan memanjatkan doa agar perdamaian Aceh terus terjaga dan menjadi warisan bagi anak cucu, Mari kita rawat Perdamaian kita jaga persaudaraan dan kita titipkan Aceh dalam doa saya menunggu kehadiran saudara-saudara,” pungkasnya.










