Home Kesehatan RSUD Aceh Besar Kembali Normal Usai Mogok Nakes
Kesehatan

RSUD Aceh Besar Kembali Normal Usai Mogok Nakes

Share
RSUD Aceh Besar Kembali Normal Usai Mogok Nakes
Terlihat para Nakes kembali beraktivitas seperti biasa di RSUD Aceh Besar, Selasa (21/4/2026).
Share

PUNCA.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar memastikan pelayanan kesehatan di RSUD Aceh Besar telah kembali normal setelah sempat terganggu akibat aksi mogok kerja tenaga kesehatan (nakes).

Langkah pemulihan dilakukan cepat oleh Pemkab Aceh Besar dengan menurunkan langsung jajaran Sekretariat Daerah untuk memantau kondisi layanan di rumah sakit, Selasa (21/4/2026).

Asisten III Setdakab Aceh Besar Bidang Administrasi, Abdullah, bersama Kabag Hukum Setdakab Aceh Besar Rafzan Amin, memastikan seluruh unit pelayanan sudah kembali beroperasi normal, termasuk poli rawat jalan, rawat inap, hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Baca juga: Mogok Massal Tenaga Medis, 13 Poliklinik RSUD Aceh Besar Ditutup

“Hari ini pelayanan sudah kembali normal. Dokter spesialis maupun dokter umum sudah kembali bertugas dan melayani pasien seperti biasa,” ujar Abdullah.

Ia menegaskan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan tidak ada lagi gangguan signifikan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kondisi rumah sakit disebut sudah kembali stabil setelah sempat terjadi keterhentian aktivitas sebagian tenaga kesehatan.

Terkait isu pelayanan penunjang, Abdullah menyebut stok obat secara umum masih aman, meski ada beberapa jenis obat tertentu yang mengalami keterbatasan karena proses pengadaan dan distribusi.

Baca juga: TKD Aceh di Ujung Risiko Hukum

“Secara umum stok obat aman. Hanya beberapa jenis tertentu yang masih dalam proses pengadaan,” jelasnya.

Sementara itu, persoalan jasa medis (jasmed) dan klaim BPJS yang sempat menjadi pemicu ketegangan, saat ini masih dalam tahap penyelesaian administratif seiring penyesuaian regulasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Ini sedang kita proses. Tidak bisa selesai instan karena harus mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku,” tambahnya.

Dari sisi hukum, Pemkab Aceh Besar meminta tenaga kesehatan tetap menjaga profesionalitas sambil menunggu penyelesaian yang sedang berjalan.

Baca juga: Buka Banda Aceh Experience, Sekda Aceh M. Nasir Tekankan Kolaborasi Kota dan Hilirisasi Industri

“Kita harapkan nakes tetap fokus pada pelayanan. Insya Allah sebelum April berakhir, kita upayakan semua persoalan ini selesai,” kata Rafzan Amin.

Sementara itu, Direktur RSUD Aceh Besar, dr. Bunaiya Putra, MKM, meluruskan informasi terkait kekosongan obat yang sempat beredar di masyarakat. Ia menegaskan, tidak semua obat kosong, hanya beberapa jenis tertentu seperti insulin dan obat khusus lainnya yang terbatas.

Baca juga: Wagub Fadhlullah Sambut Mendagri, Bahas Tata Kota dan Penguatan Daerah dalam Raker APEKSI 2026

“Obat pengganti ada, tetapi tidak semua pasien cocok dengan merek yang berbeda. Ini yang sedang kami atasi,” ujarnya.

Ia memastikan seluruh layanan rumah sakit saat ini telah kembali berjalan normal di semua unit pelayanan.

Share
Tulisan Terkait

Pemkab Aceh Besar Didesak Segera Bayar Tunggakan TPP ASN

PUNCA.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar didesak untuk segera menyelesaikan tunggakan Tambahan...